SPMB Kotamobagu 2026 Resmi Dibuka, 1.199 Siswa Sudah Mendaftar

oleh -110 Dilihat
oleh

KRONIKTODAY.COM – Antusiasme masyarakat Kota Kotamobagu terhadap dunia pendidikan kembali terlihat pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026. Hingga Rabu (3/6/2026), jumlah pendaftar untuk jenjang SD dan SMP telah mencapai 1.199 siswa, menandakan tingginya minat orang tua dalam memastikan pendidikan terbaik bagi anak-anak mereka. Untuk link resmi SPMB Kotamobagu klik tautan ini https://spmb.kotamobagu.go.id/

SPMB yang menjadi gerbang awal bagi ribuan calon peserta didik ini masih berlangsung dan dijadwalkan akan berakhir pada 8 Juni 2026. Karena itu, masyarakat yang belum melakukan pendaftaran diimbau untuk segera memanfaatkan waktu yang tersisa agar tidak kehilangan kesempatan mengikuti proses seleksi.

Berdasarkan data yang diperoleh wartawan, proses pendaftaran tahun ini dilakukan secara online, sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan transparansi, efisiensi, dan kemudahan layanan pendidikan bagi masyarakat.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Kotamobagu, Hari Suhud Massi, S.Pd, melalui operator SPMB Irfandi Mokodongan, menjelaskan bahwa seluruh tahapan pendaftaran telah diatur sesuai petunjuk teknis yang berlaku.

“Pendaftaran dimulai sejak Mei dan akan berakhir pada tanggal 8 Juni. Itu sesuai dengan petunjuk teknis yang ada,” ujar Irfandi saat ditemui wartawan di Kantor Dinas Pendidikan Kota Kotamobagu.

Menurutnya, setelah hasil seleksi diumumkan, calon siswa yang dinyatakan lulus tetap diwajibkan melakukan registrasi ulang secara langsung di sekolah tujuan dengan melengkapi seluruh dokumen persyaratan yang dibutuhkan.

“Pendaftaran dilakukan secara online. Nanti setelah dinyatakan lulus, siswa melakukan pendaftaran kembali secara manual di sekolah dan menyiapkan berkas yang dipersyaratkan,” jelasnya.

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan SPMB tahun ini di Kota Kotamobagu adalah penggunaan sistem digital untuk proses seleksi. Verifikasi berkas tetap dilakukan oleh pihak sekolah, namun proses pemeringkatan peserta dilakukan secara otomatis oleh sistem.

“Verifikasi dilakukan oleh pihak sekolah, sedangkan untuk pemeringkatan kelulusan dilakukan oleh sistem,” ungkap Irfandi.

Langkah tersebut diharapkan mampu menghadirkan proses seleksi yang lebih objektif, akuntabel, dan meminimalkan potensi kesalahan dalam penentuan hasil penerimaan siswa baru.

Menariknya, berdasarkan data Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin), jumlah calon siswa di Kota Kotamobagu mencapai 4.118 orang. Dengan jumlah pendaftar yang saat ini baru menyentuh angka 1.199 siswa, masih terdapat ribuan calon peserta didik yang berpotensi mendaftarkan diri dalam beberapa hari ke depan.

Kondisi ini diperkirakan akan membuat trafik pendaftaran meningkat menjelang batas akhir pendaftaran pada 8 Juni mendatang.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak menunda proses pendaftaran dan segera mengakses laman resmi SPMB Kota Kotamagu sebelum masa pendaftaran berakhir.

“Pendaftaran online berlaku selama 1×24 jam. Tanggal 8 hingga 19 Juni akan dilaksanakan verifikasi berkas,” jelas Irfandi.

SPMB bukan sekadar proses administratif tahunan. Bagi ribuan keluarga di Kotamobagu, momentum ini menjadi langkah penting dalam menentukan perjalanan pendidikan anak-anak mereka di masa depan.

Dengan sistem yang semakin modern, transparan, dan berbasis teknologi, seluruh calon peserta didik dapat memperoleh kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan yang berkualitas.

Bagi orang tua yang belum mendaftarkan putra-putrinya, waktu terus berjalan. Kesempatan masih terbuka, namun batas waktu pendaftaran tinggal beberapa hari lagi. Jangan sampai terlambat dan kehilangan peluang untuk menjadi bagian dari tahun ajaran baru 2026. (ali)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.