Satu Tahun Berlalu, Jembatan Darurat di Desa Solog Tak Kunjung Diperbaiki

oleh -437 Dilihat
oleh

KRONIKTODAY.COM — Kondisi jembatan darurat sementara yang berada di Desa Solog, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow, hingga kini masih menjadi perhatian masyarakat. Jembatan tersebut diketahui ambruk sejak 16 Mei 2026 dan sampai saat ini, Jumat 22 Mei 2026, belum juga diperbaiki secara permanen.

Meski pemerintah telah menghadirkan akses darurat sementara agar kendaraan tetap dapat melintas, kondisi tersebut dinilai belum memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan. Terlebih, jalur ini merupakan bagian penting dari Trans Sulawesi yang menghubungkan mobilitas antar provinsi seperti Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara hingga Sulawesi Selatan.

Salah satu kendaraan yang melintas di jembatan darurat di Desa Solog, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow.

Setiap hari, kendaraan pribadi, angkutan umum hingga truk logistik terpaksa melintas secara bergantian di atas jembatan sementara dengan kondisi yang terbatas. Situasi ini dikhawatirkan dapat mengganggu kelancaran distribusi barang dan aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan regional Sulawesi.

Warga berharap pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dapat segera mengambil langkah cepat dan konkret untuk membangun kembali jembatan permanen yang layak dan aman digunakan.

“Jalan ini merupakan urat nadi transportasi masyarakat. Kami berharap pemerintah segera memperbaiki secara permanen agar aktivitas masyarakat kembali normal dan nyaman,” ungkap salah satu warga sekitar.

Jalur trans sulawesi di desa solog.

Masyarakat juga berharap keberadaan jembatan darurat ini tidak berlangsung terlalu lama. Mereka menginginkan jalur Trans Sulawesi di Desa Solog kembali mulus, aman, dan representatif sebagai akses utama penghubung antar daerah di Pulau Sulawesi.

Selain menyangkut konektivitas, perbaikan jembatan ini dinilai menjadi simbol hadirnya perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat, terutama di sektor infrastruktur. Sebab, infrastruktur yang baik bukan hanya mempercepat perjalanan, tetapi juga menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi, stabilitas distribusi logistik, hingga keselamatan pengguna jalan.

Di tengah harapan masyarakat itu, publik kini menanti kepastian langkah percepatan pembangunan agar jalur strategis nasional tersebut segera kembali normal dan tidak lagi bergantung pada jembatan darurat sementara. (ali)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.