Pengurus Koperasi Produsen Perintis Tanoyan Serahkan Dua Ekor Sapi Qurban untuk Tanoyan Utara dan Tanoyan Selatan

oleh -420 Dilihat
oleh

KRONIKTODAY.COM – Suasana hangat penuh kebersamaan menyelimuti Kantor Koperasi Produsen Perintis Tanoyan yang berada di Desa Tanoyan Utara, Jumat (15/05/2026). Dalam semangat persaudaraan dan nilai pengorbanan, Pengurus Koperasi Produsen Perintis menyerahkan bantuan dua ekor sapi hewan qurban untuk Desa Tanoyan Utara dan Desa Tanoyan Selatan.

Penyerahan hewan qurban ini dilaksanakan di Kantor Koperasi Produsen Perintis pada pukul 10.00 Wita dan diterima oleh perwakilan pemerintah Desa Tanoyan Utara, Junaidi Raupu Sekretaris Desa (Sekdes) bersama Basri Simbala Kepala Dusun (Kadus), dan dari Desa Tanoyan Selatan di terima oleh Tesi Anggraini Kobandaha, Kepala Urusan (KAUR) keuangan.

Penyerahan hewan qurban satu ekor sapi dari pengurus koperasi produsen perintis tanoyan kepada pemerintah desa tanoyan utara. Hewan qurban diserahkan langsung oleh bendahara koperasi Rano Karno Nabongkalon kepada Junaidi Raupu, Sekretaris Desa Tanoyan Utara, Jumat (15/05/2026), bertempat di kantor Koperasi Produsen Perintis Tanoyan. Foto (istimewa).

Ketua Koperasi Produsen Perintis, Irvan P M Manggo mengatakan, penyerahan hewan qurban merupakan wujud rasa syukur sekaligus bentuk perhatian koperasi kepada masyarakat dan pemerintan dua desa yang selama ini terus menjaga hubungan baik dan kebersamaan.

“Koperasi ini lahir dan tumbuh bersama masyarakat dan pemerintah dua desa. Karena itu kami ingin keberadaan koperasi juga memberi manfaat untuk Desa Tanoyan Utara dan Tanoyan Selatan,” ujar Irvan.

Penyerahan hewan qurban satu ekor sapi dari pengurus koperasi produsen perintis tanoyan kepada pemerintah desa tanoyan selatan. Hewan qurban diserahkan langsung oleh bendahara koperasi Rano Karno Nabongkalon kepada Tesi Anggraini Kobandaha, KAUR Keuangan Desa Tanoyan Selatan, Jumat (15/05/2026), bertempat di kantor Koperasi Produsen Perintis Tanoyan. Foto (istimewa).

Sementara itu, Sekretaris koperasi, Samsudin Manggo menegaskan bahwa semangat qurban bukan hanya soal ibadah, tetapi juga membangun rasa persaudaraan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

“Makna qurban adalah keikhlasan dan kepedulian. Kami ingin semangat berbagi ini terus tumbuh di tengah masyarakat, agar hubungan antara koperasi, pemerintah desa dan masyarakat tetap harmonis dan penuh kekeluargaan,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Bendahara koperasi, Rano Karno Nabongkalon. Menurutnya, koperasi tidak boleh hanya hadir dalam urusan usaha semata, tetapi juga harus memiliki kepedulian sosial terhadap masyarakat dan Desa Tanoyan Utara serta Tanoyan Selatan.

“Kami ingin koperasi ini menjadi rumah bersama. Bukan hanya bicara ekonomi, tetapi juga tentang rasa saling membantu, saling menjaga dan tumbuh bersama masyarakat dan pemerintah desa,” ungkapnya.

Perwakilan Pemerintah Desa Tanoyan Selatan, Tesi Anggraini Kobandaha menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian pengurus koperasi kepada masyarakat desa Tanoyan Selatan.

“Kami sangat mengapresiasi bantuan hewan qurban ini. Ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan yang sangat berarti bagi masyarakat.” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Tanoyan Utara Junaidi Raupu, juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pengurus koperasi yang telah menunjukkan kepedulian sosial kepada masyarakat.

“Kami melihat koperasi tidak hanya fokus pada kegiatan usaha, tetapi juga hadir dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Ini menjadi contoh baik bahwa kebersamaan dan gotong royong harus terus dijaga,” tuturnya didampingi Basri Simbala.

Momentum ini menjadi bukti bahwa hubungan antara pengurus koperasi, pemerintah desa, dan masyarakat Tanoyan Utara serta Tanoyan Selatan terjalin dengan sangat baik. Kebersamaan itu tumbuh bukan hanya dalam urusan pekerjaan dan aktivitas ekonomi, tetapi juga dalam nilai kemanusiaan dan sosial kemasyarakatan serta keagamaan.

Di tengah tantangan kehidupan yang semakin berat, semangat berqurban menjadi pengingat bahwa masih ada kepedulian yang hidup di tengah masyarakat. Bahwa kekuatan sebuah desa bukan hanya diukur dari hasil dan kekayaan alamnya, tetapi dari rasa saling memiliki dan saling membantu antar sesama.

Penyerahan dua hewan qurban dari koperasi juga menjadi simbol bahwa lembaga ekonomi masyarakat tidak boleh hanya berbicara soal usaha dan keuntungan semata. Lebih dari itu, koperasi harus hadir sebagai rumah bersama, tempat tumbuhnya solidaritas, gotong royong, dan kepedulian sosial. Dan tahun 2026 ini, semangat itu hadir dari sebuah koperasi yang memilih untuk berbagi bersama masyarakat dua desa: Tanoyan Utara dan Tanoyan Selatan. (ali)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.