Sulawesi Utara Mulai Kembangkan Varietas Unggul Kedelai

oleh -1,025 dilihat
oleh
Pengembangan kedelai varietas devon dan detap mulai dilakukan di Sulut.

Kroniktoday.com – Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), menjadi daerah pengembangan varietas unggul kedelai di Indonesia. Yang akan dikembangkan yakni varietas seperti Devon 1 dan Detap 1. Saat ini dua varietas ini sedang dikembangkan di Desa Tontalete, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), ditanam di lahan seluas 8 hektare.

Berbagai pemuliaan kedelai dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) di Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi). Bahkan, baru-baru ini Balitkabi berkolaborasi dengan PT DNM (Dwitunggal Nusa Mandiri) untuk penyediaan benih kedelai. Kegiatan penanaman ini ditujukan untuk memproduksi benih pokok.

Kepala Balitbangtan Dr Fadjry Djufry mengungkapkan bahwa, varietas unggul kedelai tersebut memiliki produktivitas tinggi. Sehingga diharapkan hasil pengembangan bisa disebarluaskan ke petani dan masyarakat umum.

“Dengan adanya varietas unggul ini, ke depan tidak ada lagi petani rugi karena produktivitas rendah atau losses. Misalnya Detap 1 yang tahan terhadap pecah polong sehingga bisa mengamankan kehilangan hasil,” ucapnya.

Devon 1 merupakan varietas unggul dengan potensi hasil hingga 3,09 ton/ha dan rata-rata hasil 2,75 ton/ha. Varietas yang dilepas pada tahun 2015 ini memiliki ukuran biji yang besar dengan bobot sebesar 14,3 gram/100 biji.

Keunggulan lain dari Devon 1 adalah tahan terhadap penyakit karat daun dan agak tahan hama pengisap polong. Selain itu, kedelai Devon 1 mengandung isoflavon yang lebih tinggi yaitu 2.200 µg/g. Senyawa isoflavon pada kedelai bermanfaat untuk mencegah kardiovaskular, osteoporosis, dan mencegah kanker.

Sementara itu, varietas unggul Detap 1 memiliki rata-rata hasil sebesar 2,70 ton/ha. Varietas yang dilepas pada tahun 2017 ini memiliki keunggulan tahan pecah polong dengan rata-rata jumlah polong sebanyak 72 polong/tanaman.

No More Posts Available.

No more pages to load.