Dilanda Banjir, Pemkab Bolmong Terima Bantuan dari BNPB

oleh -90 dilihat
oleh
BNPB yang terdiri dari Brigjen Lukmansyah Tenaga ahli kepala BNPB, Kolonel Bambang Eko Pratolo Tenaga ahli kepala BNPB, Tono Sumarsono Kasubdit dukungan pengerahan logistik dan peralatan, BNPB, Fuad Tasman Penata Penanggulangan Bencana ahli Pertama, BNPB dan Teguh Pratama - Analis Bencana, BNPB menyerahkan bantuan kepada Pemkab Bolmong.

BOLMONG, Kroniktoday.com – Bencana banjir yang melanda Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), mendapat perhatian serius Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB).

Tim BNPB yang terdiri dari Brigjen Lukmansyah Tenaga ahli kepala BNPB, Kolonel Bambang Eko Pratolo Tenaga ahli kepala BNPB, Tono Sumarsono Kasubdit dukungan pengerahan logistik dan peralatan, BNPB, Fuad Tasman Penata Penanggulangan Bencana ahli Pertama, BNPB dan Teguh Pratama – Analis Bencana, BNPB hadir langsung di Posko Lapangan Tanggap Darurat Bencana Banjir, di Desa Doloduo Kecamatan Dumoga Utara, Sabtu (29/6/2024).

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Brigjen Lukmansyah kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Bolmong Abdullah Mokoginta, mewakili Penjabat Bupati Jusnan C. Mokoginta.

Sekda Abdullah Mokoginta menyampaikan ucapan terima kasih kepada BNPB pusat atas bantuan, sekaligus menyampaikan laporan terkait penanganan banjir di wilayah Bolmong.

“Saat kejadian bencana banjir yang melanda wilayah Bolmong, Pemkab langsung cepat tanggap dengan mengerahkan personel dari BPBD dengan seluruh jajaran pemerintah daerah terjun ke beberapa titik yang terdampak banjir,” ujar Abdullah.

Dia menambahkan, Pemkab Bolmon langsung melakukan penanganan dini dengan melakukan identifikasi dampak terjangan banjir serta teru melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi.

“Pemkab Bolmong juga langsung melakukan evakuasi, meski beberapa dari warga menolak dan memilih tetap bertahan dirumah masing-masing,” katanya.

Kepada Tim BNPB, Sekda juga mengungkapkan jika Penjabat Bupati Bolmong, Jusnan C. Mokoginta., langsung turun ke lokasi yang terdampak banjir.

“Penjabat Bupati Bolmong juga telah turun langsung meninjau lokasi yang terdampak banjir, dan langsung menyerahkan bantuan pangan berupa beras dan kebutuhan lainnya, beserta bibit tanaman dan obat-obatan,” ungkap Sekda.

Selain itu, menurut Sekda, pihak Pemkab sudah melakukan pendataan terkait kerugian dan telah memastikan tidak adanya korban jiwa.

“Kami telah melakukan pendataan terkait kerugian, dimana kerugian material saat ini belum bisa ditakairkan nakmun beberapa infrastruktur mengalami kerusakan, diantaranya jembatan penghubung antar Desa Doloduo dan Mekaruo terputus, Irigasi yang mensuplai air ke pertanian dan perkebunan terutama persawahan jebol rusak parah., belum lagi kerusakan tanaman yang mengakibatkan kerugian yang cukup besar bagi petani akibat gagal panen. Dan ini pastinya akan berdampak pada stok pangan yang menjadi lumbung pangan Sulut,” tutur Sekda.

Sekda juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada BNPB atas bantuan dana dan logistik penanganan darurat bencana banjir di Bolmong.

“Mewakili Pj. Bupati dan Pemkab Bolmong, Saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada BNPB Pusat atas bantuan yang telah diberikan kepada Pemkab Bolmong untuk penanganan darurat bencana banjir,” tutup Sekda.

Sementara itu, Brigjen Lukmansyah yang turut didampingi Kolonel Bambang Eko Pratolo, memberikan aprsiasi kepada Pemkab Bolmong atas penangan darurat bencana banjir yang cepat tanggap.

“Alhamdulillah disini tidak ada korban jiwa. Kami memberi apresiasi, Ini artinya Pemkab Bolmong sudah cepat tanggap dalam menghadapi dan menangani darurat bencana,” ujar Lukmansyah.

Dia berpesan agar pada saat terjadi bencana alam, secepatnya melakukan pendataan dan kajian untuk menentukan status guna membuka akses BNPB.

“Saya berpesan agar pada saat bencana seperti ini, ada beberapa langkah yang perlu dilaksanakan, Pertama, cepat tanggap untuk mengetahui berapa cakupan luas wilayah yang terdampak musiba, berapa jumlah korban, berapa prasarana yang tidak berfungsi, berapa fasilitas umum yang tidak bisa dimanfaatkan. Dan pada saat kejadian langsung melakukan kajian untuk menentukan status, apakah status tanggap, siaga atau darurat. Karena status menjadi penentu untuk membuka akses BNPB agar mendapatkan bantuan baik logistik, dana, personel, dan lain-lain,” kata Lukmansyah.

Terakhir Lukmansyah berharap agar Pemkab Bolmong juga mendata terkait kebutuhan dasar berupa sandang, pangan dan papan serta psikologi, terutama bagi mereka usia rentan yakni anak-anak dan orangtua.

Diketahui, bantuan yang diserahkan BNPB, yakni berupa Dana Siap Pakai sebesar Rp200 juta rupiah, serta bantuan logistik sebagai dukungan operasional penanganan darurat bencana banjir.

Kegiatan dihadiri. Asisten Sekda Pemkab Bolmong, Abdullah Mokoginta, Para Aaisten I, Para pimpinan OPD Pemkab Bolmong, dan personel dari BNPB provinsi.

Berikut bantuan BNPB kepada Pemkab Bolmong untuk penaganan darurat bencana banjir:

1. Tenda pengungsi 2 unit
2. Tenda keluarga 100 unit
3. Sembako 300 paket
4. Makanan siap saji 300 paket
5. Matras 300 lembar
6. Selimut 300 lembar
7. Kasur lipat 100 unit
8. Pompa alkon 5 unit
9. Genset 2 unit
10. Penjernih air portable 5 unit
11. Velbed 50 unit
12. Light tower 2 unit
13. Perahu karet dengan mesin 1 unit.

No More Posts Available.

No more pages to load.