Uji Publik Caleg di Dapil Lolayan, Abdul Bahri Kobandaha: Jika Rakyat Menghendaki, Insyaallah Saya Siap Ikut Debat!

oleh -770 dilihat
oleh
Abdul Bahri Kobandaha SE, Caleg PDI Perjuangan Dapil IV Kecamatan Lolayan. Mantan Aktifis Himpunan Mahasiswa Islam dan memiliki pengalaman sebagai jurnalis di Sulawesi Utara.

BOLMONG, Kroniktoday.com – Warga masyarakat di Kecamatan Lolayan menginginkan ada uji publik terhadap Calon anggota legislatif yang akan maju bertarung pada pemilihan 14 Februari 2024 mendatang. Hal ini sebagaimana diungkapkan Agil Bibisa.

Agil menegaskan, calon anggota legislatif harus diuji publik untuk memastikan bahwa mereka memiliki kompetensi dan kapabilitas untuk mewakili rakyat dan memperjuangkan kepentingan rakyat di lembaga DPRD ketika terpilih dan dilantik nanti.

Menurut Agil Bibisa, uji public terhadap caleg dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti debat publik, wawancara, dan survei. Dia menambahkan, ada beberapa alasan mengapa calon anggota legislatif di dapil kecamatan lolayan harus diuji publik.

“Uji publik dapat memberikan informasi kepada pemilih tentang visi, misi, dan program calon anggota legislatif. Informasi ini penting bagi pemilih sehingga mereka dapat membuat keputusan yang tepat dalam memilih calon anggota legislatif yang akan mewakili kepentingan masyarakat di kecamatan lolayan,” jelas Agil, Senin (06/11/2023).

Dia menambahkan, uji publik dapat menguji kompetensi dan kapabilitas calon anggota legislatif dalam berbagai bidang, seperti politik, ekonomi, sosial, budaya dan kemasyarakatan. 

“Yang pasti gagasan uji publik ini dapat membantu pemilih untuk menilai apakah calon anggota legislatif memiliki kemampuan untuk menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat saat terpilih atau seperti apa. Intinya perlu ada ruang-ruang yang dapat menguji ide dan gagasan para calon anggota legislative,” katanya

Selain itu, uji publik dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas calon anggota legislatif. Calon anggota legislatif yang bersedia untuk diuji publik menunjukkan bahwa mereka terbuka untuk dikritisi dan siap untuk mempertanggungjawabkan kinerja jika menjadi wakil rakyat nanti.

Dia menambahkan, uji publik terhadap caleg dapat dilakukan melalui debat publik. Dalam debat public ini kata Agil, calon anggota legislatif saling berdebat untuk menyampaikan visi, misi, dan program mereka.

Melalui debat publik kata Agil, warga bisa langsung mengajukan tanya jawab atau wawancara kepada calon anggota legislatif tentang gagasan apa yang akan mereka lakukan jika terpilih menjadi wakil rakyat di lembaga DPRD Bolmong mewakili masyarakat kecamatan lolayan.

“Menurut sayas, ini akan menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kualitas demokrasi. Dengan adanya uji publik, pemilih dapat lebih memahami calon anggota legislatif dari berbagai sisi dan kemampuan dan warga dapat membuat keputusan yang tepat dalam memilih wakil rakyat.

Sementara itu, calon anggota legislatif dari Partai PDI Perjuangan Abdul Bahri Kobandaha SE kepada media ini mengatakan, dirinya sangat setuju jika ada forum debat publik bagi caleg. Karena menurutnya, hal itu menjadi salah satu tolok ukur masyarakat dalam menilai kapasitas dan kemampuan calon wakil rakyat di kecamatan lolayan.

“Jika masyarakat menghendaki debat public, Insyaallah saya siap. Karena bagi saya, menjadi wakil rakyat adalah mengemban jabatan publik yang diamanahkan oleh rakyat pada pemilu, sehingga rakyat berhak penuh untuk menguji kemampuan setiap caleg,” kata Abdul Bahri Kobandaha.

Bahkan dia menambahkan, uji publik caleg dapat dilakukan dengan melibatkan semua unsur masyarakat, baik pemerintah desa, generasi muda, organisasi kemahasiswaan, organisasi kepemudaan dan organisasi perempuan.

“Uji publik melalui debat terbuka sesama caleg, adalah hal yang sangat positif. Tentu saya sebagai caleg, saya sangat mendukung penuh dan bersedia jika memang diundang untuk tampil dan ada yang akan melaksanakan.

Menurut Abdul Bahri Kobandaha, bila ada yang memfasilitasi forum kegaitan baik seperti ini, demokrasi di kecamatan lolayan secara tidak langsung mengalami kemajuan positif.

“Apakah nanti kegiatan seperti ini dilakukan oleh komunitas masyarakat, pemerintah desa, generasi muda dan organisasi kemahasiswaan, tentu ini akan menjadi sejarah baru di kecamatan lolayan,” tandasnya.

 

Penulis : Tri Sucipto Lantapon

No More Posts Available.

No more pages to load.