Empat Hal Ini Tertuang dalam Deklarasi Damai di Sulut

oleh -798 Dilihat
oleh
Pembacaan deklarasi oleh Pdt Lucky Rumopa yang juga diikuti oleh seluruh peserta jalan sehat yang terdiri dari ASN Kanwil, Kemenag Kota Manado, Guru dan Siswa MTsN Manado juga MAN, Sabtu (14/1/2023). Foto : Humas

SULUT, Kroniktoday.com – Secara serentak, seluruh elemen Kementerian Agama baik di pusat maupun daerah hari ini Sabtu (14/01/2023), melaksanakan Jalan Sehat Kerukunan dalam rangka menutup seluruh rangkaian HAB Kemenag RI ke-77.

Kanwil Kemenag Provinsi Sulut memusatkan kegiatan Jalan Sehat Kerukunan dengan mengambil tempat start di Lapangan Sparta Tikala Manado dan finish di halaman Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Sulut dan menghadirkan Gubernur Sulut yang diwakili Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Asripan Nani, Ketua FKUB Pdt Lucky Rumopa, Pejabat Administrator dan beberapa mitra kerja Kemenag berasal dari perbankan.

Yang menarik dari Jalan Sehat Kerukunan yang dilaksanakan diseluruh penjuru Indonesia ini adalah dibacakannya Deklarasi Damai oleh Ketua FKUB, sementara untuk Sulawesi Utara oleh Pdt Lucky Rumopa. 

Pembacaan deklarasi juga diikuti oleh seluruh peserta jalan sehat yang terdiri dari ASN Kanwil, Kemenag Kota Manado, Guru dan Siswa MTsN Manado juga MAN.

Ada 4 hal penting yang tertuang dalam deklarasi ini, yaitu pertama, memperkuat komitmen kebersamaan, kedua mengukuhkan gerakan moderasi beragama, menghindari segala bentuk ujaran kebencian dan berita bohong serta terakhir adalah berjanji untuk tidak menggunakan rumah ibadah sebagai tempat kampanye politik.

Empat hal ini sudah jelas dipahami oleh seluruh masyarakat, karena poin di dalamnya telah menjadi bagian kehidupan yang sudah lama berjalan di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

“Deklarasi ini bukan hanya milik tokoh agama akan tetapi merupakan komitmen bersama seluruh masyarakat sebagai upaya untuk tetap menciptakan kerukunan di Indonesia,” ujar Kakanwil.

Bagi Kakanwil, setiap ASN khususnya di Kemenag Sulawesi Utara sudah lama hidup berdampingan dengan saudara yang memiliki berbagai macam kepercayaan, sudah terlatih untuk saling menghargai dan bekerjasama dengan saudara yang lain. Dengan semboyan Torang Samua Ciptaan Tuhan dan Torang Samua Basydara, sudah diniatkan dalam hati untuk menjaga kondusifitas Sulut dalam menghadapi banyak kondisi termasuk di masa pemilu tahun depan.

“Kedamaian, kasih sayang, saling menghargai satu dengan lainnya adalah kunci perdamaian untuk mencegah perpecahan”, ujar suami tercinta Ketua DWP Hj. Rusni Konoras.

Penulis : Verdynan Manoppo

No More Posts Available.

No more pages to load.