Enam Warga Bolmong Terindikasi Malaria, Kadis Kesehatan Bungkam Saat Dikonfirmasi

oleh -40 Dilihat
oleh

KRONIKTODAY.COM– Sedikitnya enam warga di salah satu Desa di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dilaporkan terindikasi mengalami gejala malaria. Informasi tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat, mengingat malaria merupakan penyakit menular yang membutuhkan penanganan cepat guna mencegah penyebaran dan dampak yang lebih luas.

Sebelumnya, saat menerima informasi awal dari wartawan mengenai adanya warga yang menunjukkan gejala malaria, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow, I Ketut Kolak, meminta agar data identitas dan alamat para pasien disampaikan kepadanya. Saat itu, Kadis Kesehatan menyatakan akan memerintahkan puskesmas terdekat untuk melakukan kunjungan (visit) serta pemeriksaan terhadap warga yang diduga terpapar malaria.

Menindaklanjuti permintaan tersebut, wartawan kemudian mengirimkan data nama dan alamat para pasien melalui aplikasi WhatsApp pada Senin (8/6/2026) sore. Namun hingga kini, tidak ada tanggapan maupun informasi lanjutan mengenai langkah yang telah atau akan dilakukan oleh Dinas Kesehatan Bolmong.

Upaya konfirmasi kembali dilakukan pada Selasa (9/6/2026). Akan tetapi, pesan konfirmasi yang dikirimkan kepada Kadis Kesehatan juga tidak mendapatkan balasan. Sikap diam tersebut menimbulkan pertanyaan publik mengenai keseriusan pemerintah daerah, khususnya Dinas Kesehatan Bolmong, dalam merespons laporan yang berkaitan dengan potensi ancaman kesehatan masyarakat.

Padahal, berdasarkan informasi yang diperoleh, beberapa warga yang terindikasi malaria bahkan sempat menjalani perawatan di RSUD Kotamobagu sampai saat sekarang. Kondisi ini seharusnya menjadi dasar bagi instansi terkait untuk segera melakukan penelusuran epidemiologi, pemeriksaan laboratorium, pemantauan kontak, serta langkah-langkah pencegahan lainnya guna memastikan apakah benar telah terjadi kasus malaria di wilayah tersebut.

Ketidakjelasan respons dari Kepala Dinas Kesehatan Bolmong juga dinilai mencerminkan lemahnya komunikasi publik dalam situasi yang membutuhkan keterbukaan informasi. Sebagai pejabat publik yang bertanggung jawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat, Kepala Dinas Kesehatan seharusnya memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai perkembangan penanganan kasus, termasuk langkah-langkah yang telah ditempuh untuk memastikan keselamatan warga.

Sikap tidak kooperatif terhadap konfirmasi wartawan berpotensi menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat. Dalam isu kesehatan publik, keterbukaan informasi bukan hanya menjadi bentuk akuntabilitas pemerintah, tetapi juga bagian penting dari upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap penanganan yang dilakukan pemerintah.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow, I Ketut Kolak, belum memberikan jawaban atas konfirmasi yang telah disampaikan wartawan, baik terkait kebenaran indikasi kasus malaria maupun langkah penanganan yang telah dilakukan oleh jajarannya setelah pihaknya mendapatkan informasi yang bersumber dari wartawan langsung.

Upaya konfirmasi kepada Kepala Dinas Kesehatan Bolmong masih akan terus dilakukan guna memperoleh penjelasan yang berimbang dan memastikan informasi yang dibutuhkan masyarakat dapat tersampaikan secara utuh. Namun, sangat disayangkan jika Dinas Kesehatan Bolmong tidak menindaklanjuti hal ini. (ali)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.