DPRD Bolmut, Dinas PUPR dan Asisten II, Bahas Kerawanan Bencana

oleh -1,359 dilihat
oleh
Rapat kerja DPRD Bolmut dan Mitra kerja Dinas PUPR bersama Asisten II.

Kroniktoday.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) telah melaksanakan reses di daerah pemilihan beberapa waktu lalu dan sempat mengunjungi beberapa titik rawan bencana pada Senin (16/2/2021), untuk menindaklanjuti laporas masyarakat.

Menyangkut hal itu, Komisi III DPRD Bolmut, melaksanakan Rapat kerja (raker) bersama dengan mitra kerja yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan Asisten II Bidang Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Bolmut, Selasa (16/2/2021), bertempat di Kantor DPRD.

Ketua Komisi III Dekab Bolmut, Sartono Dotinggulo selaku yang memimpin jalannya rapat kerja tersebut menyampaikan, raker dilaksanakan berdasarkan hasil serapan dari reses DPRD Bolmut. Juga menindaklanjuti laporan masyarakat terkait beberapa titik rawan bencana berupa abrasi pantai dan luapan air sungai.

“Sebagai legislator, secara langsung kami mengemban amanah dari masyarakat. Sudah tentu merupakan hal yang wajib untuk kita sampaikan dan perjuangkan,” tegas Sartono.

Dia menambahkan, ada beberapa poin penting yang akan disampaikan DPRD pada raker itu, terkait dengan bidang pekerjaan yang secara teknis dilaksanakan oleh Dinas PUPR dan Asisten II Bidang Pembangunan Setda Bolmut.

“Diantaranya berkaitan dengan abrasi pantai dan sungai di beberapa wilayah kabupaten bolmut yang dikeluhkan warga karena rawan terjadi bencana,” ujar Sartono.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil kunker dari komisi III, di beberapa titik yang dikunjungi diantaranya, Sungai Ilanga kompleks persawahan Desa Pangkusa, Kecamatan Sangkub, Pantai Desa Sampiro Kecamatan Sangkub, serta Sungai yang ada di Desa Saleo I Kecamatan Bolangitang Timur.

Senada dikatakan anggota Komisi III DPRD Bolmut, Suriansyah Korompot SH. Dia menegaskan, apa yang menjadi aspirasi masyarakat harus ditindaklanjuti.

“Kita perlu mencegah kemungkinan terburuk yang akan terjadi pada masyarakat. Sebagaimana realitanya bahwa, ada beberapa titik wilayah pantai dan sungai yang mengalami abrasi. Ini perlu kita seriusi dan perjuangkan. Sebagai legislator kami pun mengusulkan hal ini kepada pihak pemda yang secara teknis mengurusi hal tersebut,” ujarnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.